Tampilkan postingan dengan label Pancasila. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pancasila. Tampilkan semua postingan

Pancasila: Ideologi Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

Judul :Pancasila: Ideologi Pancasila sebagai Ideologi Bangsa. Label: .
Ideologi dan dasar negara kita adalah Pancasila. Pancasila terdiri dari lima sila. Kelima sila itu adalah: Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusayawaratan perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk mengetahui latar belakang atau sejarah Pancasila dijadikan ideologi atau dasar negara coba baca teks Proklamasi berikut ini.

Sebelum tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia belum merdeka. Bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa lain. Banyak bangsa-bangsa lain yang menjajah atau berkuasa di Indonesia, misalnya bangsa Belanda, Portugis, Inggris, dan Jepang. Paling lama menjajah adalah bangsa Belanda. Padahal sebelum kedatangan penjajah bangsa asing tersebut, di wilayah negara RI terdapat kerajaan-kerajaan besar yang merdeka, misalnya Sriwijaya, Majapahit, Demak, Mataram, Ternate, dan Tidore. Terhadap penjajahan tersebut, bangsa Indonesia selalu melakukan perlawanan dalam bentuk perjuangan bersenjata maupun politik. Perjuangan bersenjata bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah, dalam hal ini Belanda, sampai dengan tahun 1908 boleh dikatakan selalu mengalami kegagalan.

Pancasila: Perbandingan Ideologi pancasila dengan atheis dan liberal

Judul :Pancasila: Perbandingan Ideologi pancasila dengan atheis dan liberal. Label: , , .
Kita mengenal banyak ideologi didunia ini baik itu yang berlandaskan agama maupun sebaliknya , ada pula ideologi yang berlandaskan kemasyarakatan seperti sosialis dan ideologi berlandaskan kebebasan manusia dalam hidup atau liberalisme. Lalu apa perbedaan mereka? Berikut ini perbandingan ideologi Pancasila Dengan Ideologi Komunisme dan Liberalisme dikutip dari kaskus.
  1. Komunisme itu cenderung ke Atheis sedangkan Pancasila Monotheisme dan Liberal sekuler 
  2. Dalam komunisme HAM diabaikan , dalam Pancasila HAM dilindungi tanpa melupakan kewajiban asasi sedangkan liberal liberal HAM dijunjung secara mutlak 
  3. Dalam komunisme Nasionalisme ditolak, pancasila nasionalisme dijunjung tinggi sedangkan liberal Nasionalisme diabaikan

Pancasila: Sukarno - Pohon Sukun - Pancasila

Judul :Pancasila: Sukarno - Pohon Sukun - Pancasila. Label: , .
Pohon sukun itu berdiri di atas sebuah bukit kecil menghadap ke teluk. Hampir saban hari selama pembuangan di Ende, Flores, Soekarno selalu mengunjungi pohon itu untuk sekadar memandanginya selama berjam-jam.

"Suatu kekuatan gaib memaksaku ke tempat itu hari demi hari," kata Soekarno yang dibuang pemerintah Belanda ke pulau sunyi itu dari 1934 sampai 1938.

Dalam otobiografinya 'Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia', sang proklamator menganggap pohon itu bukan sekadar pohon. Tetapi juga pemberi ilham menggali Pancasila.

Pancasila: Sejarah Perumusan Ideologi Pancasila

Judul :Pancasila: Sejarah Perumusan Ideologi Pancasila. Label: , .
Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.

Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.

Sejarah Perumusan Pancasila
Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara yang resmi, terdapat usulan-usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu :

Langganan via email

Enter your email address: